BACAAN sajak yang baik menuntut penghayatan, kejelasan sebutan dan penguasaan intonasi agar maknanya dapat disampaikan dengan berkesan. Lebih daripada sekadar membaca, mendeklamasi sajak adalah seni menyampaikan rasa dan pemikiran kepada pendengar. Namun siapa sangka, lantunan sajak boleh dilakukan seorang remaja autisme dan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) yang pernah mengalami masalah speech delay, dan remaja lelaki itu hanya boleh bercakap pada usia lima tahun. Itulah kehebatan yang dipamerkan oleh Muhammad Zayn Al’Abideen Suhaimi ketika diberi peluang untuk melantunkan sajak di……














