Tujuh perusuh terbunuh dan beratus cedera dalam insiden rusuhan selepas keputusan Pilihan Raya Presiden (Pilpres 2019) diumumkan Selasa lepas.

Sebelum ini, lebih 500 petugas Pemilu, dilaporkan meninggal dunia, kerana "kepenatan" dan serangan jantung, dalam mengendalikan proses Pemilu 2019.

Sebanyak 1.7 juta petugas Pemilu 2019 menguruskan proses Pilpres, Pemilihan anggota Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR), pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) serta anggota dewan legislatif melibatkan lebih 2,000 daerah dan perbandaran.

Proses keputusan Pilpres 2019 masih belum selesai dalam memuktamadkan kemenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi), bagi memimpin negara demokrasi ketiga terbesar di dunia itu untuk penggal keduanya. - Bernama