Dalam kenyataannya di sini, Wisma Putra meluahkan rasa sangat kesal atas penerbitan video kontroversi itu menerusi akaun Facebook 'President Pamatong Supporters' pada 19 dan 21 Januari lalu.

Elly Pamatong digambarkan sebagai mengaku pengasas 'United States Allied Freedom Fighters of the East' (USAFFE).

"Malaysia mengutuk sekeras-kerasnya perbuatan itu dan menyifatkan tindakan membakar bendera Malaysia sebagai satu insiden yang serius," kata Wisma Putra.

"Bendera merupakan simbol negara yang kudus dan harus dihormati," katanya.

Wisma Putra berkata, perbuatan sedemikian serta komen anti-Malaysia yang dibuat oleh individu terbabit adalah jelik serta tuduhan yang dilemparkan juga tidak berasas.

Wisma Putra seterusnya menggesa kerajaan Filipina mengambil tindakan tegas terhadap Pamatong dan memastikan insiden serupa tidak berulang kerana ia mampu mencemarkan hubungan dua hala yang baik di antara Malaysia dan Filipina sekarang. - Bernama